Selasa, 26 April 2011
Jumat, 25 Maret 2011
Let rain fall down
biarkan saja mendung memenuhi langit yang kamu pandang hari ini,
biarkan saja rintiknya memantul di kaca jendela kamar tempat kamu menengadahkan kepala,
biarkan saja dinginnya menggigit kulitmu yang terlepas pelukku,
biarkan saja semuanya berjalan seperti yang seharusnya
percaya saja,
The sun will come out tomorrow...
Rabu, 23 Maret 2011
Find me there
They : "Kenapa tiba-tiba saja menghilang? Are you OK?
Me : Aku baik-baik saja. Kenapa bingung? Seharusnya kau sudah tahu dimana mencariku jika aku tidak lagi ada di sana. Aku disini dan akan selalu disini....
--------
Note :
Suatu waktu, kita memerlukan tempat untuk melarikan diri, bersembunyi dan melepaskan penat disana. Suatu waktu, kita juga butuh kesendirian dan privasi bukan?
Beberapa waktu yang lalu, aku pernah menamakan blog ini Persinggahan Hujan. Karena hujan membuat aku berdamai dengan semua hal, termasuk diri sendiri. Dan menetap disebuah tempat sambil menatap hujan jatuh sambil mendengarkan lagu-lagu kesukaanmu, bukankah sangat menenangkan?
Bagiku, itu obat paling mujarab disamping bersujud pada-Nya.
Jadi, suatu waktu ketika kamu kehilangan aku, cari aku persinggahanku. Tempat paling nyaman untuk bersembunyi...
Rabu, 16 Maret 2011
Jumat, 11 Maret 2011
Letter to Mars
Dear Mars,
Gw mau curhat nih. Sebenarnya bukan ttg gw. Tapi sahabat gw Bee dan Belalank. Dua makhluk itu memang aneh. Diam-diam (mencoba) saling membenci. Gw yg terlalu sok tahu, atau mereka yg pura2 tidak tahu?
Gw bisa lihat bentuk hatinya yg aneh itu, Mars. Lengannya bersayap seperti kunang-kunang. Warnanya pun jg aneh. Bukan Pink melainkan Jingga. Hatikah itu namanya? Memang aneh kelihatannya. Tapi cahayanya tetap sama seperti kunang2 lainnya. Berpendar menerangi malam.
Tapi, Mars. Kedua makhluk itu memang bodoh. Ia tidak dapat melihat meski dlm jarak yg begitu dekat. Ha-ha. Gw benar2 gak ngerti sama jalan pikirannya. Yg gw tahu, kisah dari duo Arthopoda itu benar2 menyentuh. It's like a fairy tale.
Apa kamu ingin membacanya, Mars? OK. Nanti gw kirimkan. Tapi janji untuk tidak menceritakannya pada Venus. Nanti dia iri...
Love,
De
Senin, 28 Februari 2011
I miss you, but i never told you
Hey...Tiba-tiba saja aku merindukan kamu, sang Fajar Dirgantara. Namun aku tidak tahu bagaimana menyampaikan rasa ini padamu. Kamu telah pergi. Tidak lagi tergapai angan. Kubilang, kamu sudah menjadi bintang nun jauh disana. Entahlah kamu bisa merasakannya atau tidak. Aku tidak pernah tahu jawabannya.
I really miss you, dear. But, i never told you what I should have said.
I really miss you...
so, I send you this song. I wish you can hear what I feel now...
I miss those blue eyes, how you kiss me at night
I miss the way we sleep
Like there's no sunrise, like the taste of your smile
I miss the way we breathe
But I never told you what I should have said
No, I never told you, I just held it in
And now I miss everything about you
(Still, you're gone)
I can't believe it, I still want you
(And I'm lovin' you, I never should've walked away)
After all the things we've been through
(I know it's never gonna come again)
I miss everything about you, without you
I see your blue eyes every time I close mine
You make it hard to see
Where I belong to, when I'm not around you
It's like I'm not with me
For My Fajar Dirgantara
Jumat, 14 Januari 2011
Untuk Tomku
Mundurlah, wahai Waktu
Ada "Selamat ulang tahun"
Yang tertahan tuk kuucapkan
Yang harusnya tiba tepat waktunya
Dan rasa cinta yang s'lalu membara
Untuk dia yang terjaga
Menantiku
Dear Tomku,
Selamat ulang tahun ya. Aku tahu, disana kamu tidak lagi bertanya-tanya dengan penelpon misterius yang membangunkanmu di dini hari hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun. Sangat tahu, bahwa kau tidak lagi penasaran dan mencoba menelpon balik hanya untuk memastikan nama seorang gadis yang berada diujung sana.
14 Januari 2006.
Kau masih ingat tanggal itu kan?
Pagi itu kita berbincang layaknya dua orang yang sudah saling kenal. Kau bertanya dan aku menjawab. Begitupun sebaliknya. Entah apa temanya saat itu, aku tidak mengingatnya, yang jelas kita sangat menikmati percakapan itu.
Kau bilang, "Kamu sangat lucu". Dan aku tersipu malu menanggapinya. Wajahku merona meski kamu tidak melihatnya.
Dimulai hari itu, perlahan-lahan waktu merangkak maju, bergandengan tangan bersama langkah kita. Lalu, tahun-tahun berikutnya kisah kita kembali ke kotak Pindora. Bersemayam disana beberapa tahun hingga kamu datang kembali dan membukanya.
Stanger.
Kau masih ingat lagu itu kan?
Cerita kita seperti lagu itu. Aku, kamu--KITA.
14 Januari 2011.
Itu tanggal ini ya? Aku nyaris lupa. Namun ternyata tidak (akan) pernah.
Meski milyaran jarak sudah menjauhkan kau dan aku, meski udara yang sama tidak lagi berpendar disekeliling kita. Tetapi ingatlah, tidak ada jarak dihatiku untukmu. Selamanya, kau akan kusimpan disini, disisi lain detak jantungku. Tidak ada yang berubah meski tahun-tahun telah melewati kita. Kau akan selalu menjadi tokoh utama dalam cerita-ceritaku.
Happy b'day, Tomku.
I miss you.
I love you.
and Always been you in my heart...
Rabu, 29 Desember 2010
Cuaca
Prakiraan cuaca yang kubaca pagi tadi ternyata salah. Cuaca tidak selalu panas. Terkadang hujan bisa sesekali turun, sekedar membasahi jalanan yang mengeropos.
Ya, seperti siang ini, tiba-tiba saja panas berubah menjadi hujan. Tidak ada angin kencang membawa kabut. Tidak ada mendung menggelayut. Tidak ada apa-apa yang membuat hujan. Hanya saja mentari terlalu terik bersinar, hingga titik-titik uap menghadirkan embun di udara.
Sejenak saja. Meski tidak sederas hujan, namun ternyata cukup untuk melepas dahaga yang kekeringan. Ya, hanya sejenak, sebelum akhirnya mentari kembali menyembul...
Selasa, 14 Desember 2010
Set him free
My friends keep telling me,
that if you really love him,
you’ve gotta set him free,
and if he returns in time,
I’ll know he’s mine
that if you really love him,
you’ve gotta set him free,
and if he returns in time,
I’ll know he’s mine
Sabtu, 04 Desember 2010
Time is Over
aku tahu,
suatu saat aku akan kehilangan kamu lagi,
dan bila saat itu tiba,
aku akan memasrahkan langkahku pada waktu,
membiarkan ia menyeret tawamu menjauh,
lalu menghapus jejak setelah kamu berbalik.
setelahnya aku hanya bisa berharap,
bahwa waktu akan mengembalikanmu kepadaku,
maka dari itu aku akan selalu disini,
mengeja barisan yang kosong setelah kamu tinggalkan....
Langganan:
Postingan (Atom)











