Kamis, 08 April 2010

Penjara Jiwa


Terderai ia tiba-tiba
antara basah dan juga lembab
tak terkira dinginnya meraba
nelangsa
sepi seakan memenjarakan jiwa
haus belaian
dahaga rindu
lapar tawa
akankah kesudahannya akan terlelap begini
sampai ringkih dan terjungkal mati??

----

2 komentar:

inge / cyber dreamer mengatakan...

tentang rindukah ini?

Desfirawita mengatakan...

@ inge : yach, begitulah kira-kira :D