Kamis, 13 Mei 2010

Bukan Salah Ku, Maaf...


Tak banyak yang bisa ku sampaikan pada mu
hanya kata maaf
maaf jika kesempatan itu sudah habis

bukan salah ku
bertahun-tahun lalu aku sudah memberikannya
tapi kau melewatkannya

bukan salah ku
bertahun-tahun lalu aku berusaha bertahan
tapi kau mengecewakan ku

bukan salah ku
bertahun-tahun lalu aku menghabiskan tangis ini untuk mu
tapi kau menertawakan ku

dan jangan salahkan aku
jika pada akhirnya aku menutup kembali semua pintu
tidak akan ku buka lagi untuk mu

tangis ku sudah habis untuk mu
rasa ku telah mati untuk mu
hati ku telah tertutup untuk mu

MAAF...
BUKAN SALAH KU...

****

7 komentar:

Winny Widyawati mengatakan...

Sya maafkaan...hehe. Lg sedih ya mbak :)

Mauren mengatakan...

daku maapin kok :'>

inge / cyber dreamer mengatakan...

ketika kita memutuskan untuk berhenti...
kadang muncul rasa bersalah...
tapi mungkin itu yang terbaik ^^

suhairi anwar mengatakan...

rasa yang sama sepertinya pernah saya rasakan beberapa waktu lalu. bahkan sempat saya posting dalam blog saya. puisi yang indah..

Tukiran mengatakan...

mampir pertama kali...pertamaaaax semangat selalu....

kesehaRian Ra-Kun mengatakan...

have a nice weekend :)

wiwit mengatakan...

@ winny : gak jg, cuma pengen bikin ini aja, merasakan apa yg dirasakan org lain. hehe..
@ mauren : terimakasih untuk maafnya
@ inge : hmm..iya jg ya. itu memang yang terbaik, meski awalnya dipenuhi rasa berasalah, tp akhirnya pasti semua akan baik2 saja
@ suhairi anwar : setiap org pernah ngalaminya, kok. terimakasih utk pujiannya :p
@ tukiran : haha...kayaknya gak deh
@ rakun : sama-sama, have a nice day too...