Jumat, 04 Juni 2010

Percakapan Hati


Kau tahu, diluar sana masih terdengar desir angin diselai rintik hujan.
Menderu lambat dan basah.
Aku ingat ketika kau ceritakan tentang peri musim itu.
Kita selalu menyukai hal yang sama.
Menyukai percakapan yang kita lantunkan.
Tidak ada emosi, tidak ada instruksi.
Hanya percakapan yang mengalir begitu saja.
Kita menyukainya bahkan menikmatinya.
Tidak peduli meski itu tentang sesuatu yang mustahil kita dapatkan.
Bagi kita, itu adalah percakapan terindah.
Percakapan yang tidak bisa digantikan, meski bersitatap muka.
Tidak akan sama.
Sebab ketika jauh, kita melakukannya dengan hati.
Karna itu adalah milik kita
Percakapan hati..

2 komentar:

inge / cyber dreamer mengatakan...

Sebab ketika jauh, kita melakukannya dengan hati.
Karna itu adalah milik kita
Percakapan hati..

suka banget rangkaian kata itu!! ^^

wiwit mengatakan...

@ Inge : Makasih inge :D